Minggu, 19 November 2023
Pendalaman Materi
Siklus 1
Kamis, 16 November 2023
Menulis soal sesuai dengan kaidah penulisan soal
Peta Kemampuan
awal dan karakteristik peserta didik selanjutnya digunakan guru untuk mengembangkan rancangan pembelajaran dan asesmen secara tepat.
a. Asesmen Awal Kognitif
1) Deskripsi asesmen awal
Menurut Depdiknas (2007: 3) istilah diagnostik merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang ditimbulkan. Dalam pembelajaran istilah diagnostik dapat dilakukan dalam sebuah tes. Asesmen awal pembelajaran melingkupi konsep yang luas meliputi identifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik dalam pembelajaran.
2) Tujuan asesmen awal
Tujuan asesmen awal adalah membantu kesulitan atau mengatasi hambatan yang dialami peserta didik waktu mengikuti kegiatan pembelajaran. Aspek-aspek yang dinilai yaitu hasil belajar yang diperoleh peserta didik, latar belakang kehidupannya, serta semua aspek yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran.
3) Fungsi asesmen awal
Fungsi asesmen awal adalah untuk mengidentifikasi kemampuan awal dan karakteristik peserta didik. Asesmen awal dirancang untuk mengetahui kemampuan awal dan karakteristik peserta didik, sehingga
desain perangkat asesmen awal harus sesuai dengan format dan respon asesmen awal yang diharapkan. Bentuk perangkat asesmen awal sebaiknya berupa supply response (bentuk uraian atau jawaban singkat),sehingga mampu menangkap informasi secara lengkap. Jika terdapat alasan tertentu sehingga menggunakan bentuk selected response (misalnya bentuk pilihan ganda), harus disertakan penjelasan mengapa memilih jawaban tertentu, sehingga dapat meminimalisir jawaban tebakan, sehingga dapat ditentukan tipe kesalahan atau masalahnya.
4) Pelaksanaan asesmen awal
Asesmen awal dapat dilakukan pada waktu tertentu, seperti awal tahun ajaran, awal semester atau awal pembelajaran. Pertimbanganpenetapan waktu dimaksudkan agar informasi yang diperoleh dari
asesmen awal dapat digunakan guru sebagai acuan dalam mengembangakan rancangan pembelajaran dan asesmen yang tepat sesuai dengan kemampuan awal dan karakteristik peserta didik.
5) Metode asesmen awal
Untuk mendapatkan informasi yang objektif dan kredibel, metode asesmen awal yang dapat digunakan, antara lain:
a) Metode tanya jawab
Metode tanya jawab akan dengan mudah mengetahui sampai sejauh mana peserta didik memiliki kompetensi terkait kompetensi yang akan dipelajari atau kompetensi yang menjadi prasyarat. Metode tanya jawab juga dapat mengeksplorasi kompetensi peserta didik terkait materi yang dipelajari, serta cukup efektif dalam mengaktifkan peserta didik dalam proses pembelajaran yang akan dipelajari.
b) Test tertulis
Melalui tes tertulis dapat mengetahui sejauh mana tingkat kedalaman dan keluasan kemampuan awal peserta didik. Tes tertulis dapat dalam bentuk pertanyaan yang memuat seluruh jenis materi dan level
proses kognitif. Dengan cakupan materi seperti ini, diharapkan hasilasesmen dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik.
Selasa, 14 November 2023
Mechanical Seal Repair Service and Failure Analysis Process
Step 1: Cleaning
Cleaning is a crucial step in repairing mechanical seals, as any
debris or contamination can cause the seal to fail prematurely. To clean the
seal faces, you can use a lint-free cloth or paper towel and a mild solvent
such as isopropyl alcohol or acetone. Be sure to avoid using Sand
blasting is sometimes required to determine the state of mechanical seal
components.
Step 2: Design
After cleaning the seal faces, you can proceed to replace any
damaged or worn components. This may involve replacing the seal faces, O-rings,
gaskets, springs, or bellows. Be sure to use high-quality replacement parts
that are compatible with the pump or rotating equipment.
The maintenance engineering team creates drawings of replacement
parts and confirms the budget. Once you accept the quote, the engineering team
begins making the replacement parts.
Step 3: Polishing and Lapping
Polishing is the process of using abrasives to remove surface
imperfections and create a smoother surface finish. This can be done by hand or
with a machine. The goal of polishing is to reduce surface roughness, which can
cause leakage or premature wear of the seal faces. Polishing is typically done
with diamond paste or other specialized abrasives.
Lapping is a similar process, but it typically involves a finer
abrasive and a more controlled process. Lapping is often done after polishing
to achieve an even smoother surface finish. In lapping, the two surfaces are
rubbed together with a fine abrasive slurry, which removes any remaining
surface imperfections and creates a highly polished surface.
Both polishing and lapping can significantly improve the
performance of mechanical seals by reducing surface roughness and improving the
contact between the two sealing surfaces. Proper polishing and lapping
techniques can help and reduce the risk of leakage.
Step 4: Assembly
And Testing
Assemble mechanical seal and perform static and dynamic tests.
When the mechanical seal passes the test, it will be delivered to any location
that you request.
Can
the Mechanical Seal be rebuilt?
Yes, mechanical seals can be rebuilt. In fact, rebuilding
mechanical seals is a common practice in industries that rely heavily on
mechanical seals such as the chemical, mining, and oil and gas industries.
The process of rebuilding mechanical seals involves taking apart
the seal, cleaning and inspecting the parts for damage, and replacing any
damaged or worn-out components. The seal is then reassembled with new parts and
reinstalled onto the equipment. Rebuilding mechanical seals is a cost-effective
alternative to purchasing new seals and ensures the continued reliability and
performance of equipment.




